LinkWithin

Thursday, May 26, 2016

Prol Tape Keju



Punya tape singkong yang sudah lama ngendon di kulkas.. Mau dibuat bolu tape tapi sudah bosan.. Akhirnya browsing2 resep tape di internet.. Akhirnya memutuskan untuk membuat prol tape ini.. Bahan-bahannya mudah didapat dan cara membuatnya sangat simpel..  dari blog ini http://rina-dapurmanis.blogspot.co.id/2013/03/prol-tape-keju.html .. Tapi saya tidak memakai kismis dan sukade, jadi polosan aja.. Rasanya legit dan gurih dari kejunya.. Recommended recipe deh..

Berikut resep dan caranya yaa..

Bahan :
tape singkong yang matang, manis dan empuk
susu kental manistelur
100 gr gula pasir
75 gr tepung terigu
125 gr margarin leleh
150 gr campuran kismis dan sukade
100 gr keju cheddar parut


Cara membuat :
1. Siapkan loyang ukuran 20x20cm, alasi kertas roti dan olesi margarin. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
2. Buang serat tape dan haluskan menggunakan garpu. Tuangi susu kental manis, aduk rata.
3. Dalam wadah lain kocok telur dan gula dengan mixer speed sedang sampai gula larut. masukkan tape halus, kocok sampai rata.
4. Masukkan tepung terigu, kocok perlahan sampai rata. Jika dirasa terlalu berat, matikan mixer dan aduk menggunakan sendok kayu sampai rata.
5. Masukkan margarin leleh, aduk sampai rata. Terakhir masukkan kismis, sukade dan sebagian keju parut, aduk rata.
6. Tuangkan ke dalam loyang, taburi dengan sisa keju. Panggang dalam oven selam 1 jam. Setelah matang, keluarkan dari oven dan dinginkan. Potong potong kemudian sajikan.

Tuesday, April 19, 2016

Puding Talam Ubi Ungu


Punya ubi ungu tapi ga cukup banyak untuk dibuat talam ubi betulan hehe.. Jadilah diakalin dengan menambahkan agar-agar.. Jadi deh puding talam ubi ungu.. Buatnya ga pake takaran juga.. Ubi ungu saya kukus, kemudian dilumatkan.. dan dicampur dengan air, gula dan agar-agar warna putih, lalu dimasak seperti biasa.. Untuk lapisan putihnya, saya hanya mencampurkan santan dengan agar-agar warna putih yang dimasak kemudian dicetak diatas lapisan ungunya.. Setelah dingin masukkan kulkas.. Rasanya gurih2 adem hehe..

Monday, March 21, 2016

Maluku Utara Trip


Sekian lama tak menulis di blog.. vakum 4 bulan lamanya.. Post kali ini sy akan menceritakan pengalaman selama perjalanan saya ke timur bumi nusantara.. Boleh dibilang ini adalah perjalanan terjauh saya so far.. Sekitar bulan Oktober saya berkesempatan mengunjungi Kab. Halmahera Selatan dan Kab. Halmahera Timur, di Provinsi Maluku Utara.. Dari Jakarta kemarin saya menempuh penerbangan dengan terlebih dahulu transit di Manado.. Sempat delayed lumayan lama di Manado.. Kemudian kami melanjutkan penerbangan ke Ternate.. Karena hari sudah mulai malam, kami menginap satu malam di Ternate. Keesokan harinya kami bersiap kembali terbang menuju Kab. Halmahera Selatan dengan pesawat yang lebih kecil, pesawat Bombardier. Inilah pertama kalinya saya naik pesawat penumpang berukuran kecil. Jadi awal-awal agak aneh tapi exciting juga hehe.. Tidak sampai 1 jam penerbangan ditempuh, tibalah kita di bumi bacan, Halmahera Selatan disambut dengan senyum hangat dan keramahan Bapak Bupati Muhammad Kasuba dan perangkat daerah lainnya...



Setibanya di sana, kita langsung menuju tempat acara sosialisasi dana  desa digelar.. Yap, kita ke sana memang dalam rangka tugas kantor.. Jadi memang tidak ada waktu khusus jalan-jalan.. Hanya memanfaatkan waktu-waktu yang tersisa.. Sore harinya setelah selesai melakukan tugas hari pertama, kami jalan-jalan sebentar.. Mengunjungi Kedaton Kesultanan Bacan, ya Halmahera Selatan memang terkenal dengan batu bacannya.. Sayang waktu itu pagar terkunci, setelah menunggu sekian lama baru pintu dibukakan. Kita hanya singgah dihalaman depan kedatonnya saja..



Batu yang kami duduki ini bukan sembarang batu loh... Batu besar ini yang katanya beratnya berapa ton ya saya lupa, adalah batu bacan terbesar yang pernah ada.. Bisa dilihat kan warna hijau khas batu bacannya?..



Tak jauh dari Kedaton kami mengunjungi jembatan bacan, nah itu bacannya dipasang sepanjang jembatan yang menghubungkan kali dibawahnya.. tepat dibawah saya berdiri..


Waktu sudah menunjukkan menjelang sunset saat itu.. Sehingga kami melanjutkan jalan-jalan di pinggir pantai apa ya lupa.. Disana kami menikmati sajian pisang sambal khas daerah timur, pisang cokelat dan tak lupa kerupuknya hehe.. Dari pinggir pantai, ada pemandangan menarik yang baru saya lihat.. Di tengah laut sana, serombongan lumba-lumba muncul dan berenang-renang.. Subhanallah, indah sekali.. Sayang susah mengabadikannya dengan kamera handphone..
 

Malam itu kita bermalam di Halmahera Selatan yang beribu kota di Labuha.. Keesokan harinya, pagi sekali kita sudah berangkat lagi menuju Ternate, untuk kemudian terbang lagi menuju Maba, Halmahera Timur untuk melaksanakan sosialisasi berikutnya .. Kita naik pesawat berukuran sama dengan ketika ke Labuha.. lama perjalanannya pun sama.. Berbeda dengan Halmahera Selatan yang lumayan hijau.. Halmahera Timur lebih panas dan gersang.. Mungkin karena daerah tambang.. Jadi kita memang tidak jalan-jalan karena tak ada waktu juga hehe.. Dari hotel tempat kita menginap, menuju tempat acara saja kita menempuh perjalanan 2 atau 3 jam ya.. Lupa.. 



Dari Halmahera Timur kita memutuskan untuk menuju Ternate melalui jalan laut.. Dengan terlebih dahulu melalui perjalanan darat dari Halmahera Timur menuju Sofifi selama kurang lebih lima jam lamanya.. Perjalanan darat dari Maba ke Sofifi itu lumayan berat hehe.. Karena kondisi jalan yang lumayan berkelok dan rusak di beberapa bagian jalan.. Tapi hiburannya adalah pemandangan yang sangat indah sepanjang perjalanan ini.. Bisa dilihat dalam foto berikut..



Subhanallah keren kan? Sayang karena kita mengambil foto dari dalam mobil yang sedang berjalan.. Susah sekali mengambil foto karena dalam beberapa detik pemandangan sudah berganti..



Sesampainya di Sofifi, kita melanjutkan perjalanan dengan speed boat.. Ini juga pertama kalinya saya naik speed boat.. Alhamdulillah cuaca pagi itu cukup bersahabat, jadi gelombang laut sangat aman terkendali..


Tak lupa foto dong di dalam speed boat..



Alhamdulillah sampai di Ternate dengan selamat.. kemudian kita mencoba sarapan dengan nasi kuning khas Ternate.. Enak sekali, Alhamdulillah...



Ayo coba tebak apa yang beda dari nasi kuningnya?? Yup irisan panjang-panjang itu.. Dari rasa dan teksturnya, kemungkinan besar itu adalah potongan singkong diiris tipis kemudian digoreng dan dibumbui pedas manis gurih.. Sebelum melanjutkan perjalanan ke bandara, kami menyempatkan dulu untuk mampir di Kanwil Perbendaharaan Maluku Utara.. Alhamdulillah, Allah beri kesempatan juga berjumpa lagi dengan sahabat semasa kuliah dulu.. Sepasang suami istri yang keduanya adalah sahabat ketika menempuh pendidikan di STAN.. Kami sempat berfoto, tapi saya tidak posting karena khawatir mereka kurang berkenan.. Demikian postingan kali ini.. hanya mengabadikan perjalanan yang sebentar ini.. Masih banyak lagi tempat-tempat indah di Maluku Utara yang belum dieksplore.. Jadi, tertarik datang lagi?? Insya Allah hehe..


Saturday, November 28, 2015

Beauty Story CC Cream dan Primer Review


Sudah lama sekali tak mereview skin care.. Loh koq ganti brand lagi hehe.. Sebetulnya tidak ganti brand.. Mazaya masih saya pakai  untuk skin care dan saya jualan juga.. Hanya untuk dua jenis produk ini memang Mazaya tidak mengeluarkan jenis produk serupa.. dan setelah melihat-lihat beberapa review jadi memutuskan untuk mencoba juga.. Apalagi ini produk dalam negeri yang sudah tidak memakai lagi paraben loh.. Yes, meskipun punya kemasan cute ala ala negeri ginseng, tapi produk buatan dalam negeri.. 
Dua produk yang saya coba yaitu Primer Smooth & Luminous dan CC Cream.. Kita bahas satu-satu yaa..
Beauty Story Primer Smooth & Luminous ini adalah jenis primer pertama yang pernah saya beli.. Yang khas dari primer ini adalah butir-butir glitternya.. Ini yang membuat wajah kita jadi rada shiny.. Tapi asalkan memakainya tidak terlalu berlebihan sih sebetulnya tidak terlalu mencolok koq.. Tapi mungkin pas tertimpa sinar matahari akan lebih terlihat sparkling haha.. Karena pernah satu waktu saya ditanya teman pakai apa pas kebetulan memang sedang beraktifitas dibawah sinar matahari langsung.. Meskipun bisa dipakai menggantikan pelembab, tapi seringnya saya memakai pelembab terlebih dahulu sebelum memakai primer.. So far enak pakai primer ini karena kulit saya yang cenderung kering, menjadi lebih lembab dan terlindungi dari sinar matahari karena primer ini punya fitur sun protection juga..
Selanjutnya Beauty Story CC Cream.. Untuk CC Cream ini adalah brand ketiga yang pernah saya oba setelah Tony Moly dan Secret Key yang keduanya adalah brand Korea.. Untuk produk dalam negeri yang harganya cukup terjangkau, saya sangat puas dengan CC Cream ini.. Teksturnya pas, tidak sulit diblend di kulit dan sangat menghidrasi kulit.. Tonenya hanya ada 1 warna dan saya cukup cocok juga dengan tone-nya yang warm.. Tidak terlalu putih, jadi pas dengan warna kulit saya.. Untuk koreksi memang hasilnya tidak terlalu cover bekas luka ataupun jerawat, tapi saya justru lebih suka karena hasilnya lebih natural..
So far saya cukup puas dengan kedua produk ini.. Karena selain harganya relatif murah tapi kualitasnya bisa disandingkan dengan brand luar.. Moreover, kedua produk ini free paraben, jadi lebih aman.. Repurchase? Sepertinya iya,.

Friday, November 6, 2015

Palembang 2015

Akhir September lalu saya berkesempatan mengunjungi Kota Palembang dalam rangka tugas dari kantor. Sebetulnya ini kali kedua saya datang ke Palembang. Mungkin sekitar 3 tahun yang lalu pernah juga tugas ke sini.. Bedanya kali ini suasana Palembang sedang kurang bersahabat. Apalagi kalau bukan karena sedang terjadi musibah asap di sebagian besar wilayah Sumatera.. Turun dari pesawat, bau asap sudah sangat terasa.. Buru-buru saya memakai masker yang sengaja saya bawa dari Jakarta.. Foto diatas diambil dari bandara Sultan Badarudin Palembang.. Lumayan tebal kan asapnya..

Stadion Jakabaring, kebanggaan warga Palembang dengan kesebelasan Sriwijayanya...

Setelah melaksanakan tugas di hari kedua, sengaja besoknya saya minta penerbangan pulang diakhirkan hehe.. Lebih tepatnya diajak sih, kebetulan Bu Nelly salah satu rombongan yang ikut besar di Palembang. Jadi beliau masih punya kerabat di sana.. So, hari itu saya dan Bu Nelly menghabiskan waktu dulu di Palembang sementara yang lain sudah terbang ke Jakarta. 

 
Hari ketiga Alhamdulillah cuaca lebih cerah, asap tak setebal hari pertama.. Sehingga udara menjadi sedikit lebih nyaman untuk jalan-jalan.. Dipandu guide ponakan Bu Nelly, kami jalan-jalan ke tempat-tempat simbolis Kota Palembang. Hanya sedikit tempat saja, berhubung waktu yang sangat terbatas.. Pertama kami datang ke Benteng Kuto Besak.. Bangunan peninggalan zaman penjajahan dulu. Tempatnya tidak begitu jauh dari icon kota Palembang yaitu Jembatan Ampera.. Tapi sayang karena asap, rencana makan malam di Jembatan Ampera tidak dapat terlaksana.. Karena rumah makan yang konsepnya terbuka, tentu saja tak nyaman makan sambil menghirup asap hehe.. Semoga asap segera berlalu. Sudah terlalu banyak korban demi semangat kapitalis yang hanya memikirkan uang dan uang.. Tak peduli siapapun dikorbankan..

Dari benteng Kuto Besak kita lanjut ke wisata kuliner.. Palembang memang tempatnya makanan2 enak.. Yang sangat terkenal tentu saja empek-empek.. Nah berhubung saya memang fans berat empek-empek, bener deh bahkan empek-empek sekelas abang-abang sampai yang terkenal buat saya tetep enak rasanya hehe tentu saja saya sangat senang disini.. Tak kurang 3 merk empek-empek yang dicoba di sana.. Empek-empek Candy, Beringin sampai empek-empek Saga hehe.. Yang terakhir yang sempat diabadikan fotonya.. 

Makanan pertama yang dicoba pagi itu adalah Mie Celor.. Mie basah kuning yang diberi kuah kuning dari santan yang dicampur kaldu udang.. Rasanya.. Hmmm, maknyusss banget.. Rasanya mirip dengan mie koclok Cirebon.. Bedanya di mie yang beda ukuran hehe... Mie celor mienya besar-besar, sementara mie koclok lebih kecil.. Terus kuahnya berwarna kuning kemerahan, sementara mie koclok putih santan..


Lanjut ke Es Mamat, kita menikmati segelas es campur kacang merah yang juga tak kalah maknyuss dan segerrr.. Warungnya terletak di pinggir jalan komplek perumahan.. Kita menikmati es ini di dalam mobil saja karena tempatnya yang sempit dan sedang ramai..


Setelah itu lanjut jalan ke empek-empek saga.. Berbeda dengan empek-empek yang dicoba sebelumnya di Candy dan Beringin, kali ini kita memcoba jenis empek-empek yang lain.. Yaitu Pempek Lenggang dan Pempek panggang.. Sama-sama dipanggang, bedanya Lenggang itu menggunakan campuran telur bebek.. Saya pikir bakal amis, tapi ternyata ga terlalu amis loh.. Rasanya uenak..


Selain pempek, saya mencoba juga Tekwan di tempat asalnya dong.. Tapi entah kenapa tekwan yang saya coba kurang maknyuss.. Bahkan rasanya buatan tetangga pas arisan dulu lebih terasa enak hehe... Mungkin salah tempat ya.. Sempat juga kita ke Pasar apa ya namanya lupa.. Bu Nelly mesti membeli kue titipan ibunya.. Kue delapan jam.. Yap betul dinamakan delapan jam karena memang dibuat selama 8 jam.. Amboiii lamanya.. Tak sabar kalau saya mah buatnya hehe.. Sayang no pic, karena lupa foto hehe..


Terakhir kita berfoto bersama di depan Pempek Saga bersama sepupu dan ponakan Bu Nelly yang super ramah.. Berasa sudah kenal lama, padahal ternyata Bu Nelly saja baru kali ini ketemu ponakannya hehe..

Friday, October 16, 2015

Breakfast With Chia Seeds

Sarapan sehat ini kalau lagi sadar hehe.. Ini loh aplikasi dari belanja sehat kemarin.. Chia seeds yang saya beli kemarin jadi taburan aneka makanan saya sekarang.. Apa aja ditaburin chia.. Dari mulai bubur oats, salad, nasi sampe sayuran berkuah.. Enaknya chia ini tidak akan mengganggu rasa makanannya.. Kalau ditabur di makanan berkuah, chia ini mengembang persis seperti selasih.. Jadi bisa juga dibuat es campur yaa.. Ditabur diatas juice juga ok banget.. Terutama juice sehat yang hijau dan tanpa gula..


Foto diatas menu bubur oats saya dibuat dari oats, susu skim (masih mupeng susu almond), organic dried fruits (apricot, sultana raisin en cranberries), terakhir taburan chia diatasnya.. Rasanya enak loh.. Dried fruitsnya membuat rasa enek kalau makan oats hilang.. Biasanya saya makan dengan pisang juga.. Pernah coba pakai buah segar malah ga enak..

Berikutnya ini bubur jagung yang saya beli dari jalan Sawo menuju stasiun UI.. Tetep taburan chia yah, meskipun ini bubur jagung menurut saya terlalu manis hiks... Tapi gimana ya.. rasanya enak sih.. Sarapan lain biasanya saya makan roti gandum dengan olesan tahini. Untuk mengurangi rasa pahit dari tahini, saya taburkan almond slices di lipatan rotinya.. Rasanya jadi lebih enak.. Kalau lagi bosan, makan roti gandum dengan nuttela, tetep dengan slices almond ditengahnya.. Hmm, yummy banget rasanya...

Wednesday, October 7, 2015

Belanja Sehat


Ini cerita soal belanjaan saya yang sedang berusaha menerapkan pola hidup sehat.. Bukan hanya berusaha langsing, tapi untuk lebih sehat saja.. Meskipun belum terlalu berhasil, hiks.. Soalnya makanan2 enak yang kebanyakan tidak sehat itu selalu menggoda saya setiap hari.. Walhasil masih sering tergoda untuk jajan-jajan tidak sehat hehe.. Tapi sudahlah yang penting sudah berusaha kan?
Saya belanja online di website Nourish Indonesia.. Sangat mudah dan terpercaya.. Tapi memang lumayan dalam merogok kocek karena ternyata makanan sehat itu relatif mahal hehe.. Apa saja sih yang dibeli? Ini dia rinciannya:

1. Chia seed 250gr
Chia ini mirip selasih.. Rasanya tawar saja, sehingga tidak mengganggu cita rasa makanan yang ditaburi biji kecil ini.. Biasanya saya taburkan diatas oats, bubur jagung, jus bahkan pada nasi hehe.. Harganya 90.000 utk 250gr.. Tapi percaya deh ini habisnya lama juga karena butirannya keciiil sekali.. Banyak manfaat dari chia seed ini. Diantaranya:

1. Anti-inflammation . Lemak tak jenuh yang terkandung dalam chia akan menekan peradangan dan memberikan keseimbangan yang sehat antara asam lemak omega-3 dan omega-6.
2. Gula darah. Chia mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya diabetes. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh "Diabetes Care (2007)" mengklaim Chia Seeds adalah makanan low-glycemic (low GI) sehingga menjaga gula darah terkontrol.
3. Membantu pencernaan. Chia Seeds mengandung dietary fiber 28% lebih banyak daripada flaxseeds sehingga dapat memenuhi 20% kebutuhan serat harian.
Chia Seeds mengandung baik serat larut air (soluble fiber) maupun serat tidak larut air (non-soluble fiber) sehingga dapat memperlambat proses pencernaan yang dapat menjaga tingkat kebutuhan insulin tetap rendah.
4. Kesehatan kardiovaskular. Kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan diabetes selalu dikaitkan dengan masalah kardiovaskular. Kandungan omega-3 pada Chia Seeds, khususnya asam alfa-linolenat (ALA), berfungsi mengurangi penumpukan plak yang terkait dengan masalah jantung.
5. Nutrisi. Chia mengandung mineral dan vitamin yang berfungsi melindungi sel-sel. Dalam 85gram Chia Seeds mengandung kalsium setara 2 gelas susu, zinc setara dalam 4 cangkir bayam.
6. Menjaga berat badan. Rasa lapar timbul pada saat kadar gula darah turun dan tubuh banyak melepaskan insulin. Mencampurkan Chia Seeds pada jus buah di pagi hari dapat menahan rasa lapar lebih lama. Chia Seeds akan mengembang dan menjadi gel di dalam perut sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
7. Memberikan istirahat yang lebih berkualitas. Chia Seeds mengandung sebuah asam amino tryptophan yang bersama-sama dengan hormon serotonin yang diproduksi tubuh berfungsi memberikan tidur nyenyak.
8. Menurunkan kadar kolseterol buruk. Kombinasi kandungan serat pangan, asam linoeat dan long-chain triglycerides berfungsi menggerus tumpukan plak dalam arteri, menurunkan kadar kolesterol buruk LDL dan menaikkan kadar kolesterol baik HDL.
9. Mencegah kanker. Kandungan anti-oxidant dalam Chia Seeds berperan penting dalam pencegahan kanker. 

2. Himalayan Pink Salt
Garam tanpa iodium, tanpa pengawet dan penguat rasa. Warnanya sangat cantik hehe.. Saya mengganti garam dapur saya dengan garam ini. Soalnya belum bisa betul-betul menghilangkan garam dari masakan dan makanan yang dibuat di rumah.
Manfaatnya:

– garam yg benar-benar alami,
– tidak dimurnikan,
– dapat mendetox metal-metal dalam tubuh,
– mengatasi masalah gangguan gatal gatal pada kulit,
– membuat tulang lebih kuat
3. Tahini
Tahini ini bentuknya seperti selai kacang, tapi rasanya sedikit pahit. Jadi kalau belum terbiasa rasanya tidak enak sama sekali. Terbuat dari wijen , tahini ini biasanya saya gunakan untuk dioleskan pada roti gandum untuk sarapan.. Harganya 58.000 utk kemasan jar.

10 manfaat kesehatan dari Tahini:
  1. Kaya mineral seperti fosfor, lesitin, magnesium, kalium dan zat besi.
  2. Sumber Metionin yang baik, membantu detoksifikasi hati.
  3. Sumber kalsium terbaik.
  4. Tinggi vitamin E dan vitamin B1, B2, B3, B5 dan B15.
  5. Membantu untuk meningkatkan pertumbuhan sel sehat.
  6. Mencegah anemia.
  7. Membantu menjaga kesehatan kulit dan otot.
  8. Memiliki 20% protein lengkap – sumber protein yang lebih tinggi daripada kebanyakan kacang.
  9. Sangat mudah dicerna karena kandungan mineral yang tinggi alkali, yang sangat bagus untuk membantu penurunan berat badan.
  10. Tinggi lemak tak jenuh (lemak baik!)
4.  Almond Slices
Almond juga sangat banyak manfaatnya.. Tinggi protein, baik untuk pencernaan dan kesehatan kulit karena banyak mengandung vitamin E. Harganya 48.000 untuk 220 gr. Biasanya saya makan sebagai snack dikala kelaparan hehe..
5. Maseko
Merk-nya mirip Masako yaa.. Kaldu yang diklaim produk organik lokal. Jadi harganya relatif murah. Untuk 100 gr saya membayar 25rb rupiah saja. Berhubung juga orang rumah masih belum bisa makan masakan tanpa kaldu. Meskipun juga kadang-kadang saya membuat sendiri kaldu-nya. Dari tulang dan daging sapi/ayam, maupun udang. Kaldu sayuran malah belum pernah coba.










Friday, September 18, 2015

Diklat Perencanaan Keuangan Keluarga

Tanggal 18-21 Agustus lalu ikutan Diklat Perencanaan Keuangan Keluarga dari kantor.. Lokasinya di Pusdiklat Pancoran.. Lumayan naik krl lebih pendek daripada jarak ke kantor.. Dikira bisa pulang lebih cepat dari biasanya.. Tapi ternyata setiap hari diklatnya lumayan lama.. Tapi disyukuri, insya Allah dapat ilmunya.. Apalagi sejak dulu memang saya sangat suka financial planning.. dan punya cita-cita punya gelar cfp suatu hari nanti hehe.. Materinya beragam dan tentu saja narasumber yang diundang juga orang-orang yang memang ahli di bidangnya.. Belajar lagi soal merencanakan keuangan keluarga, asuransi, investasi sampai enterpreneurship.. Meskipun buku-buku tentang financial planning bertebaran, tapi tentu saja lain sensasinya dengan belajar tatap muka dengan narasumber.. Foto diatas bersama salah satu narasumber tentang enterpreneurship, nama beliau Ibu Yuni Indrani Wijaya.. Punya banyak perusahaan dari konsulting sampai bakery dengan merk JnJ.. Materinya sangat menarik.. beliau banyak berbagi pengalaman tentang wirasausahanya.. tambah semangat buka usaha.. mudah-mudahan bisa segera terwujud.. Aamiin..


Thursday, August 20, 2015

Bolu Tape Ketan Hijau

Pulang mudik lebaran lalu ternyata masih menyisakan oleh-oleh tape ketan hijau di kulkas.. Lumayan banyak sekitar 3 bungkus isi masing-masing 10 pcs.. Mau dikirim ke tetangga ga enak, karena sudah cukup lama ngendon di kulkas meskipun kondisinya masih baik.. Awalnya sih dimakan satu-satu, tapi lama-lama bosen hehe.. Apalagi suami dan terutama anak saya ga suka makan tapenya langsung.. Walhasil harus puter otak buat olahannya.. Ga jauh-jauh sih googling saja resep olahan tape ketan hijau langsung deh keluar banyak hasilnya.. Dari yang simpel sampai yang agak rumit bahan dan cara pembuatannya..

Tentu saja saya cari resep yang simpel saja, terutama yang bahannya tersedia di rumah. Ketemu di web justtryandtaste.. gudangnya resep2 andalan selama ini.. Bedanya di eksekusi akhir.. Resep yang aslinya dikukus, akhirnya terpaksa dipanggang karena loyangnya ga bisa masuk dandang kukusan.. sampai hari ini masih menahan diri untuk tidak membeli klakat besar.. Menunggu rezeki bisa renovasi dapur dulu hehe.. Yuk langsung saja berikut resepnya..

Bahan:

- 4 butir telur
- 150 - 200 gram gula pasir, tergantung kemanisan tape ketan yang anda miliki
- 200 gram tepung terigu
- 2 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh garam
- 200 ml minyak goreng
- 350 gram tape ketan hijau
Cara membuatnya:
Siapkan mangkuk ukuran sedang, masukkan tepung terigu, baking powder dan garam, aduk rata dan sisihkan.

Dalam mangkuk mixer, kocok telur dan gula pasir hingga mengembang, kental dan berwarna putih. Pertama gunakan kecepatan rendah untuk membuat bahan tercampur rata kemudian ubah kecepatan mixer menjadi speed tinggi.
Turunkan kecepatan mixer menjadi yang paling rendah, masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit dan kocok hanya agar tepung tercampur. Masukkan minyak, setelah minyak tercampur masukkan tape ketan hijau. Kocok sebentar saja hanya agar tercampur dan segera matikan mixer. 


Hasilnya? Alhamdulillah enak banget loh.. Anak saya yang tidak suka tapai aja suka dan ga sadar kalau tapenya sudah diblend didalam cakenya.. Begitu matang di oven wanginya hmmm.. langsung tercium.. sangat mengundang selera.. Cocok sekali dimakan dengan teh manis hangat atau secangkir kopi panas.. Jadi, selamat mencoba..



Wednesday, July 29, 2015

Ji Sung - Kill Me Heal Me

Pic Source: allkpop.com

Lama ga ngepost.. Tiba2 bingung mau nulis apa hehe.. Begitupun dunia perdramakorea-an yang sekarang malah lagi tiarap..Nonton 1-2 episode terus ga lanjut..  Entah kenapa 2015 ini saya ga terlalu excited nonton drama korea.. Mungkin karena bosan, atau memang drama tahun ini banyak yang tidak menarik.. Terakhir excited nunggu episode baru drama korea ya hanya drama Kill Me Heal Me ini yang dibintangi Ji Sung..

Dunia mungkin sudah lama mengenal Ji Sung yang lain dari Korea Selatan.. Siapa lagi kalau bukan Park Ji Sung, pemain sepak bola asal Korsel yang lama berseragam setan merah alias Manchester United hehe.. Pertama kali nonton drama Ji Sung yang judulnya Protect The Boss tahun 2011.. di drama romance comedy ini perannya jadi pewaris chaebol yang penakut hehe.. Makanya perlu di protect pemeran utama wanitanya yang mantan gangster di masa2 sekolahnya.. Drama ini cukup recommended ditonton, yang jelas lucu dan menghibur..

Drama berikutnya di tahun 2013 ada Secret yang dibintanginya bersama Hwang Jung Ehm.. Drama yang mellow sekali.. Jadi siap2 tisu deh nonton drama ini.. Drama ini bercerita tentang balas dendam Ji Sung kepada Hwang Jung Ehm yang dianggapnya telah membunuh kekasihnya.. Dendam yang akhirnya malah berujung jatuh cinta.. halah! sounds biasa aja kan.. tapi entah kenapa rating drama ini malah sukses berat mengalahkan The Heirs yang full bintang pada awal-awal tayangnya.. Setelah Secret selesai baru deh The Heirs merajai rating.. Padahal awalnya banyak yang pesimis dengan drama ini.. Banyak yang mengatakan akting aktor aktrisnya yang sukses membuat drama ini disukai.. Terutama chemistry diantara Ji Sung- Jung Ehm..

Terbukti di awal tahun ini mereka dipertemukan lagi di drama Kill Me Heal Me yang lagi-lagi sukses.. Cerita tentang kepribadian ganda Ji Sung yang punya 7 personalities.. Padahal di jam yang sama bersaing dengan tema serupa yang dibintangi Hyun Bin.. Kill Me Heal Me ini boleh dibilang puncak pengakuan akting Ji Sung karena berhasil memerankan 7 karakter yang berbeda dengan sangat baik..



Di kehidupan nyata Ji Sung sudah menikah dengan pasangannya yang juga aktris Korea yaitu Lee Bo Young.. Kebetulan suka juga sama Lee Bo Young.. Cantik, smart (sebelumnya pernah jadi anchor news) dan aktingnya natural sekali.. Beberapa kali nonton Ji Sung di Running Man ternyata kepribadiannya juga menarik.. Kalem tapi competitive (baca:gamaukalah).. kapan ya main drama lagi? Ji Sung ini termasuk aktor yang ga sering main drama.. 2 th sekali saja munculnya.. Jadi cukup ditunggu comebacknya di drama korea.. Bersama Hwang Jung Ehm atau Lee Bo young? Keduanya sama2 kutunggu hehe..

Thursday, July 2, 2015

Tangkuban Parahu Subang



Bulan Mei lalu.. Qodarullah ada keperluan ke Kab. Subang.. Selama ini biasanya lewat Subang bagian panturanya kalau mudik ke kampung halaman.. Baru kali ini ke pusat kota/pemerintahan Subang.. Berangkat dari Kp. Rambutan menggunakan bis AC Warga Baru yang ggrrr.. nyebelin hehe.. Apalagi pas jalan balik ke Depok, ngetemnya ampyun deh.. AC ga kerasa, belum penumpang yang tetap merokok.. Ihh. Sayangnya sy belum bisa bawa mobil sendiri.. Jadi ya derita lu deh ya..mobil nganggur di rumah, eh malah sengsara di jalan.. Perjalanan ke Subang kupikir hanya 2-3 jam saja, kenyataannya hampir 5 jam ditempuh sampai ke pusat kotanya..


Dulu saya pikir Gn. Tangkuban Perahu itu di Bandung loh.. Selama ini juga orang-orang yang berwisata ke sana, selalu bilang dari Bandung hehe.. Padahal ya.. Gn. Tangkuban Perahu itu masuk wilayah Kab. Subang.. Memang perbatasan dengan Kab. Bandung sih..


Dari pusat kota ke wilayah Gn. Tangkuban Perahu ini memakan waktu kurang lebih 45 menitan.. Rutenya miriiip dengan rute perjalanan ke daerah Puncak.. Lengkap dengan kebuh teh di kanan kiri jalan.. Udaranya juga sangaaat dingin.. Tapi yang ga tahan itu bau belerangnya.. Jadi memang sebaiknya memakai masker supaya lebih nyaman berjalan-jalan...
 
Pemandangannya sendiri yaa.. bisa dilihat di foto hehe.. Cuma siapkan fisik kalau ke sini yaa.. jalan-jalan yang menanjak lumayan bikin pegel kaki.. Berhubung jalan bersama Ibu yang sudah tidak prima lagi fisiknya, kita ga bisa naik-naik lebih tinggi.. 


Foto diatas ini diambil di wilayah yang lebih tinggi.. Untuk ke tempat ini kita harus berjalan di jalanan menanjak yang lumayan curam..

Sayangnya saya tidak bisa berlama-lama di sini.. Jadi sebetulnya banyak sekali yang belum di eksplore hehe.. Tapi lumayan lah minimal bisa bilang pernah ke sini selaku urang Jawa Barat.. Masa belum pernah ke sini hehe.. Sok mangga yang mau jalan-jalan k sini ya..


Tuesday, June 23, 2015

Plangon



Masih di seputaran Cirebon, di daerah Sumber menuju arah Mandirancan, Kuningan ada satu daerah yang boleh dibilang tujuan wisata di Cirebon.. Namanya objek wisata Plangon.. 

Tempat ini merupakan habitat kera-kera liar.. Kemarin cuma foto-foto di luar Plangon karena memang hanya lewat saja ga masuk ke dalam.. Tapi beberapa tahun yang lalu kita pernah juga masuk ke area dalam.. 

Sebetulnya ga ada tempat khusus juga kalau kita ke dalam.. Hanya tempat seperti mushola/makam.. Lupa juga makam siapa.. Banyak juga yang ke sini untuk berziarah.. Jalanan menuju ke tempat ini menanjak, lumayan pegel juga jalannya hehe.. Disebelah kanan kiri jalan setapak banyak pohon-pohon (area hutan dalam kota) dengan banyaaaak sekali kera disekeliling kita.. Dari mulai yang keciiil bayi kera sampai yang besar.. Karena kera liar jadi kadang-kadang ada juga kera yang terlalu agresif mengambil makanan dari tangan kita.. Ponakan sampai ketakutan hehe..Tapi tetep aja masih excited kalau diajak ke sana..


Tuesday, June 9, 2015

RM Kampung Daun Cirebon

1,5 bulan vakum ngeblog.. Entahlah koq akhir-akhir ini ada aja yang dikerjakan.. Akibatnya waktu untuk browsing dan blogging juga berkurang hehe.. Awal bulan Mei lalu, karena tgl 1 Mei jatuh pada hari Jumat kita memutuskan pulang kampung dengan memanfaatkan long weekend.. Memang ada rencana untuk menjemput ibu di Kuningan.. Seperti biasa setiap tanggal 1 Mei (hari lahir Syafiq) kita biasa kumpul makan bareng keluarga.. Karena kebetulan kakak dan adik ipar bisa ikut mudik bareng, jadilah kita kumpul makan barengnya di Cirebon.. Agak bingung awalnya cari-cari resto yang tidak terlalu jauh dari rumah.. Hasil browsing ketemu lah RM Kampung Daun ini.. Lokasinya di daerah Sumber, tidak jauh dari rumah mertua di Plumbon..


Sebetulnya pemandangan di restoran ini tidak begitu menarik.. Kolam ikan pun hanya kolam kecil didepan resto yang kita foto dibawah ini.. Bentuknya gubuk-gubuk lesehan..

Untuk menu sendiri standar restoran sunda.. Aneka macam ikan dan seafood yang diolah dengan berbagai variasi.. Harganya juga lumayan murah.. Waktu itu makan ber 13 org ini cuman habisnya sekitar 700rb-an saja.. Padahal lumayan banyak juga yang dipesan..

Dibelakang gubuk-gubuknya terhampar sawah yang menghijau.. Lumayan bagus juga jadi background foto hehe.. Buat yang cari tempat makan murah meriah di sekitar Sumber Cirebon bisa coba datang ke tempat ini.. Menu empal gentong khas Cirebon juga tersedia koq di sini.. Silakan mencoba..

Tuesday, April 28, 2015

Planetarium

Sebulan yang lalu pas long weekend karena hari kamisnya libur tanggal merah.. Sebetulnya pas libur sperti ini maunya di rumah saja.. Beristirahat.. Tapi apa daya agenda akhir pekan saja masih harus keluar rumah.. Padahal kasihan juga Syafiq long weekend tidak pergi jalan-jalan seperti teman-temannya yang lain.. Pas ahadnya kami baru bisa punya waktu kosong.. Rencana awal mau ke kota tua. Pergi berempat dengan Bi Eni, adik ibu yang sekarang tinggal di rumah.. Jalan dari rumah terus titip mobil di stasiun Tanjung Barat.. Ternyata krl mengalami gangguan.. Akhirnya mengubah rencana.. Langsung cuss pake mobil aja ke TIM dengan niat ke Planetarium.. 

 
Sampai disana ternyata antriannya wow banget.. Kapasitas sekali pertunjukan sekitar 310/330 org lupa.. tapi antriannya hehe.. Yang pasti sampai sana jam 10.. pas ngantri untuk jam 11 sudah habis.. Karena sudah kadung ngantri, suami tetep di antrian sampai loket kembali dibuka untuk pertunjukan jam 13 siang.. Antri sejam lebih..
 
Akhirnyaa.. Dapet juga tiketnya..


Sambil nunggu waktu pertunjukan kita keliling2 seputar planetarium.. Lumayan lah daripada bosan..



Pada saat pertunjukan.. Syafiq excited sekalii.. Alhamdulillah kesampaian juga datang ke tempat ini.. Tanpa planning malah jadi hehe.. Yang pasti kunjungan ke tempat ini menambah wawasan kita tentang astronomi dan juga menambah kekaguman kita pada Sang Pencipta langit dan bumi yang kita tinggali saat ini.. Alhamdulillah Ya Allah atas segala karunia-Mu yang takkkan pernah bisa terhitung..


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...