LinkWithin

Thursday, July 14, 2011

Tak semanis dihadapan...

Suatu hari saat aku cuti kemarin. Seorang anak tetanggaku yang berumur 4 tahun dan adiknya yang berumur 2 tahun masuk ke rumah kami. Sang kakak berbicara dengan bahasa polosnya :" ade, ayo ade masuk.. ade disini dulu tunggu mba pulang..." katanya sambil mendorong-dorong adenya masuk ke rumah kami. Aku cuma tersenyum melihat tingkah mereka. "mb sum ke mana sayang?"tanyaku sedikit heran.
"Mb lagi pergi beli obat..." jawabnya lagi polos..
Hah! anak-anak kecil itu ditinggal gitu aja? tak lama kemudian ibuku ikut menimpali.
"Sering koq mereka ditinggal. Lama lagi. Pernah dari jam 10 pagi, mbanya baru pulang lagi jam satu siang. Ya Allah, aku terkaget. Lah, koq bisa? Trus kalo mereka mau makan atau ke belakang gimana ya?. Ih dasar, beberapa kali juga aku memergoki anak-anak itu di bentak kasar, terkadang sedikit didorong atau dipukul. Tapi gimana lagi, toh kenyataannya mereka sudah kadung deket sama mbanya. Bahkan mungkin lebih deket  dari ibunya sendiri,hiks...
Ternyata bukan cuma satu kasus, beberapa kali aku juga memergoki mba-mba yang lain melakukan hal yang tidak jauh beda. Hiks, untunglah aku masih punya ibu yang bersedia tinggal bersamaku. Membantuku mengawasi si kecil. Karena terus terang aku masih tak tega meninggalkannya hanya dengan sang pengasuh. Meski dihadapanku tidak ada perilakunya yang minus, tapi kita tidak tahu bagaimana dia dibelakang kita. Mungkin saja karena rasa capek atau kesal, bisa jadi dibelakang juga dia tak semanis dihadapanku.. Keinginan itu semakin membuncah, working at home mother .. That's what i want to be in the future, but when? Hopefully it will come soon.. Luv ya so much, my dearest son... u know how i want to be with u all the time...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...